This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label cerit hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerit hati. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Februari 2011

Dalam Kesakitan Ini

Jika hendak disukat airmata ini
Memang tidak tersukat
Kelopak mata ku
Tak berair lagi

Jika hendak diukur cintaku pada mu
Pastinya tak terukur
Hatiku menangis
Di persada cintamu

Ku lihat diriku
Di penjuru hati
Dengan serpihan
Luka yang sepi ini

Dalam kesakitanku
Kau datang setiap pagi
Sesukanya hatimu
Terbiar ku sendiri

Kita yang bertemu
Dari keruntuhan
Kita yang terpisah
Dalam kesakitan

Inikah suratan
Atau pengajaran
Aku ataupun kau
Yang harus disalahkan

Sepi Tanpa Rela

Kesannya teramat jelas
Luka di hati ku
Makin beredar waktu
Makin ku terasa rindu

Sukar berulang kali
Sukar kau ulangi
Dusta yang kau dekati
Kabur Cinta Sejati

Bila bayangan datang
Memenuhi ruang
hati yang sudah terluka
Rasa hilang
Tiada terdaya
Hendak ku lupa
Walaupun pedihnya

Dikau harus mengerti
Masih dalam hati
Jalan yang kau lafazkan
Tinggal hanyalah janji

Biar penuh redha
Cinta kita bina

Di hujung benua
Sepi tanpa rela

Kehadiranmu

Kehadiranmu bagaikan
Menghiasi keindahan malam ceria
Berkelipan bintang di angkasa
Menambah serinya gemilang suasana
Ku gembira

Kan ku serahkan kasihku padamu
Agar terlerai segala hasrat di kalbu
Takkan di mungkiri
Salah kau dan janji
Setiaku hanya untukmu ohhh...

Resah
Aku pasti gelisah
Walau sedetik waktu tak rela berpisah

Rindu
Andai tidak bertemu
Kaulah penyeri hati nurani
Mutiara budi

Kau permata menyinarkan
Suatu harapan
Terlaksanalah impian
Suatu ikatan
Kedamaian yang ku cari
Pastinya kan menyusuri

Kemesraan kata bicara
Membuat ku pasrah
Pada ketulusan hati
Kasih yang sejati
Syukuri nikmat Yang Esa
Restu segalanya

Perjuangan

Ketika kau lena
Dibuai mimpi-mimpi yang indah
Dikala itu
Aku beredar dengan harapan

Jika kau tahu
Langkah ku atur ada tujuan
Menabur budi menyimpan hasrat
Dalam genggaman

Tidak kecundang
Jika bekalkan pasti
Perjuangan aku lalui
Menanti (yang pasti)

Tidakkan luntur
Ia membara di dalam jiwa
Tidakkan pudar
Bagaikan dian terus membara

Kadangkala rindu
Datang menghampiriku
Ku tabahkan keyakinan untukmu
Perjuangan diteruskan
Meniti masa
Keyakinan dalam jiwa
Terus bergema

Akan ku buktikan
Segala pengorbanan
Dalam perjalanan
Ke puncak menara
Untukmu

Dilema Malam

Dalam
Di pentas kehidupan tiada indah selamanya
Raliti hidup telah dipanjangkan
Silau intan kaburkan pandangan

Malam yang pasti dilalui
Jiwamu mudah terpedaya
Perlumbaan akan menjadi tanda
Ada menang ada yang kecewa

Dilema duniawi malam jadi saksi
Melayani hati
Membawa sumbang dirimu sendiri

Lihat
Dia menghampirimu
Ayunya harum pesona
Seringkali hawamu diri tergoda
Terperangkap dengan senyumannya

Sumbangnya malam di metropolitan
Kealpaan insan mencari impian untuk bahagia

Dalam
Di pentas kehidupan tiada indah selamanya
Perlumbaan Hidup Jadi satu tanda
Ada menang ada yang kecewa

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More